HOME

PROFILE

PERIZINAN

MEKANISME

PENANAMAN MODAL

DOWNLOAD

KONTAK KAMI

INOVASI DPMPTSP KOTA MATARAM UNTUK PERIZINAN CUKUP BAWA KTP, IZIN LANGSUNG TERBIT

Sudirman - Mataram (Radar Lombok, 8 Oktober 2019)

Siapa bilang mengurus perizinan di Kota Mataram ribet? Pelayanan Perizinan semakin dimudahkan tanpa proses  birokrasi yang panjang dan berbelit -belit.

MENGURUS segala bentuk perizinan di Kota Mataram tidaklah serumit yang dibayangkan. Bagi warga yang hendak mengurus keperluan izin dipastikan akan dimudahkan .

Tak hanya memastikan kemudahan proses yang diberikan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kota Mataram juga berupaya berinovasi dengan memeperpendek proses birokrasi. Baru -baru ini dinas itu menggelar "One Stop Service". Model layanan ini dilaksanakan setiap hari minggu, di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana. " Prosedurnya lebih mudah, syaratnya lebih mudah. Mengurus izin bisa sambilan rekreasi dan belanja di Car Free Day (CFD) di jalan Udayana, "kata salah satu warga yang mengurus izin, Yuniar Hairiarsni, kepada Radar Lombok, (6/10).

Setiap Hari Minggu stand DPMPTSP Kota Mataram selalu ramai dikunjungi masyarakat maupun pelaku usaha kecil. Selain itu Masyarakat juga sudah bisa mengaksesnya melalui aplikasi berbasis android dengan sistem online.

Menurutnya, terobosan ini disambut baik para pelaku usaha kecil. Ia juga merasa terbantu dengan penerbitan izin yang semakin mudah di Kota Mataram.

Sementara itu Kepala Bidang Perizinan Ekonomi Kesra DPMPTSP Kota Mataram, H. Novian Rosmana menagatakan, untuk pelayanan izin usaha akan terus dipermudah. " Stand di Car Free Day (CFD) di jalan Udayana sudah berlangsung tiga bulan, sejauh ini untuk mengurus pelayanan cukup baik, "katanya.

Setiap minggu ada 50 izin usaha diproses. Ini untuk usaha mikro, cukup dengan membawa KTP, mereka mengisi dokumen yang sudah tersedia.

" Dengan inovasi -inovasi ini, DPMPTSP sudah mendapat pengakuan dari KPK dan dijadikan role model untuk Kota / Kabupaten lain di Indonesia, "tuturnya.

Komisi antirasuah ini mengapresiasi kemudahan yang ditawarkan oleh aplikasi digital maupun jemput bola. Terlebih lagi, aplikasi ini mengikis pertemuan antara pegawai dengan masyarakat. " Jadi warga tidak perlu datang ke Kantor, cukup pakai handphone saja,"katanya.(*)

Sudirman - Mataram (Radar Lombok)

 

Share Link :